Propil Wilayah

  • Dibaca: 1499 Pengunjung

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.   Latar Belakang

Desa yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul, adat-istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam system Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Desa dan BPD dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat-istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam system Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa keberhasilan pembangunan di desa sangat dipengaruhi oleh pemberdayaaan aparatur Pemerintahan Desa serta tidak terlepas dari potensi yang ada di desa. Pembangunan merupakan suatu usaha atau proses yang dilaksanakan secara terus menerus untuk mencapai perubahan kearah yang lebih baik dan bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur secara merata baik materiil maupun spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dalam upaya mencapai keberhasilan Pembangunan di Desa Sampalan Tengah, Pemerintah Desa tetap mengacu pada Rencana Strategis Kabupaten Klungkung. Sedangkan potensi desa yang ada telah disusun dalam bentuk Profil Pembangunan Desa yang sekaligus merupakan gambaran umum yang menyangkut situasi dan kondisi serta potensi yang ada di wilayah desa termasuk  swadaya  gotong-royong masyarakat  selama  2 ( dua ) tahun yaitu tahun 2008 sampai dengan tahun 2009 Disamping itu penyusunan Profil Pembangunan Desa ini akan sangat memudahkan bagi Pemerintah Desa Sampalan Tengah untuk menyusun rencana pembangunan baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang dan senantiasa selalu bekerja sama dengan pihak-pihak terkait lainnya.

Desa Sampalan Tengah yang merupakan bagian dari wilayah Kecamatan  Dawan telah memiliki arah pembangunan yang jelas yakni mengedepankan bidang ekonomi produktif serta dikembangkannya Usaha-usaha bersama. Mengenai mekanisme pelaksanaan pembangunan di Desa Sampalan Tengah dilaksanakan sebagai berikut :

-     Mengadakan konsolidasi dan memfungsikan lembaga desa yang ada.

-     Rencana pembangunan disusun menjadi rencana pembangunan jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

-     Menumbuh kembangkan swadaya masyarakat melalui LPM

-     Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dimanfaatkan sesuai dengan petunjuk yang ada dan dapat dilaksanakan dengan baik.

-     Memberikan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa kepada BPD.

B.   Tujuan Profil Pembangunan Desa

Profil Pembangunan Desa Sampalan Tengah  ini disusun berpedoman pada Petunjuk Teknis Gubernur Bali tentang Perlombaan Desa dan Kelurahan dan tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Perlombaan Desa dan Kelurahan.

Adapun tujuan Profil Pembangunan Desa ini adalah :

1.     Sebagai salah satu kreteria persyaratan Lomba Desa Terpadu karena Desa Sampalan Tengah  Tahun 2010, mewakili Kecamatan Dawan dalam lomba di tingkat Kabupaten Klungkung berdasarkan Keputusan Camat Dawan Nomor : 05 Tahun 2009 tentang Penetapan Desa Binaan terbaik    Tingkat Kecamatan Dawan Tahun 2009.

2.     Menginventarisasikan segala potensi yang ada di Desa Sampalan Tengah dari segala bidang sehingga dengan demikian dapat diketahui tingkat kemajuan yang dicapai dan dapat dijadikan acuan atau tolak ukur dalam perencanaan pembangunan pada pembangunan selanjutnya.

3.     Sebagai laporan pertanggungjawaban terutama mengenai kegiatan pembangunan, baik yang dilaksanakan oleh masyarakat maupun pihak-pihak terkait lainnya dalam kurun waktu 2 ( dua ) tahun yaitu tahun 2008 – 2009.

4.     Sebagai sarana penyebaran informasi kepada semua pihak yang memerlukan karena mencakup potensi desa, partisipasi masyarakat serta program-program pembangunan sehingga dapat menggambarkan arah dan strategi pembangunan Desa Sampalan Tengah.

 

C.   Sejarah Singkat Desa Sampalan Tengah

Sejarah merupakan sebagian dari kehidupan manusia di dunia ini. Apalagi kalau sejarah itu menyangkut tentang silsilah leluhur sendiri dengan garis lurus dan cabang-cabang keturunannya, serta sila Dharma yang menjadi hak dan kewajibannya, dapat menimbulkan keindahan rasa yang berbentuk cinta bakti yang mesra dan suci terhadap leluhur dan sila Dharmanya. Dalam kehidupan di dunia ini agak terasa hambar rasanya, apabila kita tidak mengenal asal dan keadaan diri sendiri , sekali pun hanya sekedar mengenal saja.

              Desa Sampalan Tengah  merupakan bagian  salah satu dari 12 Desa Dinas  yang ada  di Wilayah Kecamatan Dawan , yang menjadi kesatuan dalam Satu Desa Adat Pakraman Sampalan  , mempunyai sejarah tersendiri sebagaimana Desa-Desa lainnya di Daerah Propinsi Bali. Suatu wilayah Desa biasanya dinamai dengan sebuah Nama yang ada hubungannya dengan kejadian-kejadian dan peristiwa tertentu didalam wilayah Desa tersebut.

Berdasarkan penuturan Orang Tua (Pengelingsir Bhs Bali), bahwa Nama Sampalan  berasal dari kata Sampalas (Sangpalas) yang artinya bagian/wilayah yang terpisah .

Hal tersebut diatas diperkuat dengan penemuan Prasasti Perunggu bertahun caka 994 atau 1072 masehi yang tersimpan di Pura Pemerajan Raja Purana Banjar Senggoan Klungkung.

Diutarakan bahwa  masyarakat yang ada diwilayah sungai Rara (Sungai Unda Sekarang) bersama sama menghadap kepada Raja Cri anak wungsu dalem bersujud dan memohon untuk membuat tanah pertanian / sawah (mabakin) atas berkenan dan atas ijin beliau , kemudian masyarakat membendung  serta mengalirkan sungai itu kesebelah barat (maksudnya sebelah barat desa kamasan dan gelgel sekarang ) dengan prassasti tersebut diuraikan juga desa-desa yang diairi.

Kemudian sekitar abad ke 12 terjadilah banjir besar yang menyebabkan sungai unda bergeser  ke timur, peristiwa ini mengakibatkan suatu wilayah yaitu desa sirug (banjar Siku sekarang yang menjadi wilayah kamasan ) terpotong/terpisah menjadi dua bagian/wilayah dengan demikian maka bagian timur palas/terpotong disebut Sampalas, yang selanjutnya lama kelamaan wilayah tersebut bernama Desa Sampalan. ( Satu Desa Pakraman Sampalan yang teridiri dari 3 ( Tiga ) Desa Dinas )

Kemukinan ini diperkuat oleh kenyataan sekitar Tahun 2006, bahwa sebagian masyarakat  banjar siku   masih dalam kesatuan ke Pura Dalem Kenangga di Wilayah Desa Sampalan Tengah

Dengan adanya perkembangan dan perubahan dalam sistem pemerintahan maka Desa Sampalan dimekarkan menjadi 3 (Tiga) Desa Administrasi yaitu : Desa Sampalan Klod, Desa Sampalan Tengah, Desa Sampalan Kaler (Paksebali sekarang)

Desa Sampalan Tengah yang merupakan Desa Administrasi di dukung oleh 3 (Tiga) Dusun/Banjar :

          -   Dusun/Br.Papaan

          -   Dusun/Br. Jabon

          -   Dusun/Br. Pakel

Semua nama Dusun diatas disesuaikan dengan nama tumbuhan / ciri yang ada pada tumbuhan yang pernah tumbuh di sekitar atau dihalaman Dusun/Banjar, serta khusus untuk Dusun Papaan dulunya Namanya Pahpahan yang artinya Pembagian, dan lama – lama terjadi perubahan penyebutan sehingga menjadi Papaan seperti sekarang ini. 

 

          Demikian sejarah singkat Desa Sampalan Tengah  kami uraikan guna dapat dimanpaatkan dimana dan bilamana perlu.

 

BAB II

GAMBARAN UMUM DESA SAMPALAN TENGAH

 

Potensi yang ada di desa baik potensi yang berasal dari sumber daya alam, sumber daya manusia maupun kelembagaan beserta sarana dan prasarananya sangatlah besar manfaatnya didalam menunjang dan menyusun program pembangunan yang ada di desa baik jangka pendek, menengah maupun program jangka panjang. Adapun potensi yang dimiliki oleh Desa Sampalan Tengah dapat kami jabarkan sebagai berikut :

2.1     Potensi Alam

2.1.1  Letak Geografis

Desa Sampalan Tengah termasuk salah satu dari Dua Belas Desa   yang ada di Wilayah Kecamatan  Dawan, yang tergolong Daerah Dataran Rendah dengan ketinggian  + 155 Meter dari permukaan laut.  Adapu batas – batas Wilayah Desa Sampalan Tengah sebagai berikut  :

1

Sebelah Utara

:

Desa Paksebali

2

Sebelah Timur

:

Tukad Sulang

3

Sebelah Selatan

 

Desa Sampalan Klod

4.

Sebelah Barat

:

Dusun Grombong Wilayah Desa Sulang

 

2.1.2    Luas Wilayah

Desa Sampalan Tengah memiliki luas wilayah 67 Ha,  berdasarkan atas penggunaan tanah Desa sampalan Tengah sebagai berikut :

- Tanah Tegalan/Perkebunan            :    25,4 Ha

- Tanah Pekarangan                          :     35,7 Ha

- Lain-lainya                                      :        5,6 Ha                                     

2.1.3    Iklim

Curah hujan rata-rata di Desa Sampalan Tengah  berkisar antara 1486 mm per tahun, suhu udara rata-rata minimal  20 – 30   C, keadaan angin dengan kecepatan sedang.

 

2.2            Potensi Penduduk

Jumlah penduduk Desa Sampalan Tengah tiap tahun menunjukkan peningkatan sedangkan luas wilayah tetap, sehingga sangat berpengaruh pada tingkat perkembangan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di segala bidang. Masyarakat bukan saja sebagai aktor dan tenaga pelaksana pembangunan tapi juga sekaligus menikmati hasil pembangunan. Dengan demikian perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia disamping kuantitas masyarakat yang semakin bertambah. Masalah penduduk perlu mendapat perhatian dalam hal pendataan, pengelompokkan penduduk menurut umur, jenis kelamin, kewarganegaraan dan sebagainya.

Jumlah penduduk Desa Sampalan Tengah Tahun  2009 sebanyak 2005 jiwa yang terdiri dari :

          * Laki- laki                               :   1.040 orang

          * Perempuan                           :   1.083 orang

          * Jumlah Kepala Keluarga      :       510KK

  • Dibaca: 1499 Pengunjung